Saat ini krisis IPv4 sudah di depan mata, di akibatkan oleh beberapa factor yang sudah saya tulis pada artikel sebelumnya apa penyebab habisnya IPv4. namun krisis IPv4 tidak serta merta  membuat para penyedia layanan internet untuk beralih ke pengalamatan IPv6 yang kita sebut sebgai IPng/next generation sebagai solusi jangka panjang untuk menanggulangi krisis IPv4

Terbukti dari data statistic pengguna yang beralih Ke IPv6 sampai saat ini hanya tercatat 0.39% bisa anda liat gambar dibawah ini.

Sumber http://www.google.com/intl/en/ipv6/statistics/

Masih jauh dari yang di harapkan, dimana perkiraan guff Huston salah satu pimpinan dari APNIC seperti gambar dibawah ini yang di modifikasi oleh APJII

rencana transisi

Jadi sejak tahun 2000 IPv6 sudah menjadi perbincangan para pemerhati internet sebagai solusi jangka panjang. Gambar diatas mengilustrasikan bahwa saat pengguna internet semakin meningkat maka konsekuensinya adalah persedian pengalamatan IPv4 akan semakin menipis, dari sini diharapkan IPv6 dapat mencegah persediaan IPv4 habis. Namun kenyataanya dapat dilihat gambar dibawah ini

kenyataannya ipv6

Saat IPv4 sudah habis di IANA dan APNIC nampaknya Pertumbuhan IPv6 masih dibawah 1%

Lalu apa penybabnya ?

Kita berbicara penyebab lagi, yang sebelumnya saya sudah bahas penyebab habisnya IPv4 dan sekarang mari kita bicarakan penyebab pertumbuhan IPv6 masih jauh dari harapan

Berikut beberapa factor yang penulis kutip dari laporan jhon sihar simanjuntak sebagai kepala IDNIC

  • belum banyaknya translator jaringan Ipv4 ke jaringan Ipv6, seperti yang di ketahui bahwa kedua protocol IPv4 dan IPv6 sifatnya non compability artinya untuk menggabungkan kedua protocol ini harus melalui sebuah translator seperti NAT-PT dan NAT64
  • kelambanan operator-operator ISP untuk memulai mengimplementasikan IPv6 kedalam jaringannya, memang pengimplementasian IPv6 memerlukan tambahan investasi pada perangkat-perangkat jaringan, dan server-server yang mendukung pengalamatan IPv6
  • factor lain adalah adanya NAT silahkan baca apa itu NAT, yang memungkinkan ekstensi pemakaian System IPv4 Address pada jaringan sehingga dimungkinkan adanya penambahan jumlah alamat lagi menggunkanan IP address private.

demikiannlah tulisan saya kali, tinggalkan saran dan kritik anda :)

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

You might also likeclose
Get plugin http://www.fastemailsender.com